Sabtu, 03 Oktober 2026


Malam tak selalu tentang pulang dan istirahat. Kadang justru di meja kopi, bersama kawan-kawan seperjuangan, lahir percakapan yang lebih penting dari sekadar secangkir kopi.

Kami bicara tentang pemberdayaan. Tentang desa. Tentang bagaimana pendampingan tidak berhenti pada program yang selesai dilaporkan, tetapi benar-benar membuat masyarakat terlibat, punya ruang menentukan, mampu bergerak, dan akhirnya merasakan manfaatnya.

Sebab pemberdayaan bukan tentang seberapa banyak yang kita kerjakan untuk masyarakat, tetapi seberapa kuat masyarakat mampu berdiri dan mengerjakan masa depannya sendiri.

Mungkin malam ini hanya ngopi.

Tapi dari obrolan kecil ini, kami sedang merawat satu keyakinan:

"Desa tidak butuh sekadar orang yang datang membawa program. Desa butuh kawan yang mau berjalan bersama, mendengar, menguatkan, lalu perlahan membuat masyarakat mampu menentukan jalannya sendiri".

Ngopi boleh sederhaha.

Tapi gagasannya harus sampai ke desa. (MR)


#JejakPendamping #PendampingDesa #PemberdayaanMasyarakat #DesaBerdaya #TPP

https://www.facebook.com/share/v/1DowJyMT8C/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perlindungan Hukum BUM Desa dalam Kontrak Kemitraan dengan Investor Swasta Menjaga Kepentingan BUM Desa di Tengah Ketimpangan Modal, Infor...