Rabu, 07 Oktober 2026

10 Tahun Hari Bhakti Pendamping Desa

 


Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat.

Sepuluh tahun perjalanan pendampingan desa telah mempertemukan kita dengan banyak cerita: desa yang tumbuh, masyarakat yang berdaya, kader yang lahir, persoalan yang harus dihadapi, dan tentu saja banyak proses belajar yang tidak selalu terlihat dalam angka dan laporan.

Pendampingan desa bukan sekadar tentang hadir di desa. Ia adalah tentang menemani proses, mendengarkan suara masyarakat, membuka ruang belajar, menguatkan kapasitas, dan membantu desa menemukan kekuatannya sendiri.

Kita boleh berganti regulasi, pendekatan, aplikasi, maupun tantangan. Tetapi satu hal yang tidak boleh berubah: semangat untuk hadir bersama desa.

Di usia yang ke-10 ini, mari kita jadikan perjalanan panjang ini sebagai bahan refleksi. Apa yang sudah kita lakukan dengan baik, apa yang masih perlu diperbaiki, dan apa yang harus kita siapkan untuk menjawab tantangan desa di masa depan.

Saya percaya, pendampingan desa ke depan akan semakin membutuhkan kolaborasi, pengetahuan, inovasi dan ketulusan. Pendamping tidak harus menjadi orang yang paling tahu, tetapi harus mampu menjadi bagian dari ekosistem yang membuat desa semakin mampu belajar, mengambil keputusan, dan bergerak dengan kekuatannya sendiri.

Selamat Hari Bhakti Pendamping Desa ke-10.

Terus hadir. Terus belajar. Terus menguatkan desa.

 Jejak pendamping bukan tentang seberapa lama kita berada di desa, tetapi tentang seberapa kuat masyarakat mampu melanjutkan perjalanan ketika pendamping melangkah pergi. (MR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perlindungan Hukum BUM Desa dalam Kontrak Kemitraan dengan Investor Swasta Menjaga Kepentingan BUM Desa di Tengah Ketimpangan Modal, Infor...